Selasa, 16 November 2010

Hati Hati Traficking

Tulisan ini bukan cara mendatangkan trafick pengunjung, akan tetapi merupakan sebuah bahan peringatan buat anda semuanya. Anda tentu mempunyai keluarga yang lainnya yang pastinya anda sayangi, yang pastinya anda kasihi sepenuh hati…entah itu pacar, adik,bibi,adik ipar atau siapapun.

Dewasa ini kejahatan yang dilakukan oleh banyak orang ternyata semakin beragam modus operandinya, dari mulai penipuan yang mencari kerja sampai ke menjual orang (yang biasanya perempuan) ke luar negeri atau luar daerah. Nah untuk yang terakhir saya sebutkan, adalah kejahatan yang semakin banyak dilakukan. Bisa anda bayangkan sendiri jika kejadian itu menimpa keluarga anda (Naudzubillah…), apa yang akan anda lakukan?

Ternyata bukan hanya dijual saja (yang dijual biasanya perempuan yang cantik cantiknya saja) akan tetapi mereka akan di-mutilasi dan diambil beberapa organ tubuhnya (biasanya yang berharga mahal seperti: Jantung,ginjal, Pelir,Mata,dan lainnya).  Mereka menjual organ ini kepada para mafia organ tubuh yang mempunyai struktur organisasi yang sangat sempurna dan mata rantainya sangat panjang, pengiriman organ tubuh nya sendiri dikirimkan secara cepat ke pusat organisasi mafia tersebut, sedangkan pembayarannya melalui rantai yang panjang.

MODUS OPERANDI

Mereka biasanya mulai menggoda korbannya dengan berpura pura salah menelepon atau salah mengirimkan sms, setelah tahu bahwa yang menerima sms atau misscalled tersebut adalah perempuan maka mereka akan mulai merayu dan menyatakan cintanya. Setelah rayuan tersebut mengena, maka mulailah si “penjahat” ini melakukan pekerjaannya. Biasanya jika perempuan yang akan menjadi korban itu cantik maka si “penjahat” ini akan merayunya sehingga dengan mudahnya perempuan tersebut memberikan kesuciannya, Sadar bahwa dia sudah tidak suci lagi siperempuan ini akan manut atau nurut dengan apapun yang si “penjahat” ini katakan…termasuk harus melawan kepada orang tua.

Setelah perempuan tersebut masuk ke dalam perangkapnya maka dengan mudah si “penjahat” ini mengemudikan perempuan tersebut, dan akhirnya si perempuan tersebut mulai dicekoki dengan segala macam omongan yang akhirnya bisa membuat si perempuan tersebut nekad pergi dari rumah untuk mengikuti “sang idaman hati”. Perempuan ini tentunya dalam keadaan tidak sadar, dan akhirnya setelah sampai ke tujuan si perempuan ini mendapatkan takdirnya sendiri…apakah dia akan mati atau akan dijual?
Si perempuan ini akan bingung mencari jati dirinya, dan mereka juga akan bingung karena susah untuk pulang, jadilah mereka menjual tubuhnya di kota orang yang tidak dia kenal.

Nah, Saudaraku para netter semuanya…. Beri tahukanlah modus operandi ini kepada seluruh sanak saudaramu agar mereka tidak menjadi korban berikutnya, segera beritahukanlah agar tidak terlambat.

HAL HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DAN DIWASPADAI

- Jangan pernah menerima telepon dari nomor yang tidak anda kenal, karena banyak pelaku traficking menggunakan hipnotis. Jika memang harus menerima telepon tersebut, usahakan kuku di jempol tangan anda ditekan sekuat mungkin ke jari telunjuk agar terasa sakit, dengan demikian pikiran anda tidak akan fokus terhadap si penghipnotis.
- Jangan pernah percaya kepada rayuan rayuan, karena ini akan menjebak anda dan akhirnya anda akan menemukan takdir anda beda dengan apa yang anda inginkan selama ini.
- Jangan mudah tergiur dengan orang yang menawari pekerjaan, biasanya si penjahat itu akan mengiming imingi dengan mencarikan pekerjaan tanpa imbalan untuknya.
- Jangan pernah menerima kerja sama dengan fihak manapun seorang diri tanpa diketahui oleh keluarga atau orang yang tahu menangani masalah tersebut.
- Jangan pernah menuliskan nomor Handphone anda di kertas yang disediakan oleh counter, karena bisa saja anda dihubungi setelah si penjahat tahu nomor tersebut dari kertas tadi. Di jakarta sendiri banyak counter yang mengeluh selalu kehilangan kertas pengisian pulsa.

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Hati Hati Traficking"

Posting Komentar